Kamis, 29 November 2012

Menampilkan Perilaku Etis dan Tanggung Jawab Sosial


 Materi 2 bab 4
Disini saya akan mengulas materi ke 2 yaitu Menampilkan Perilaku Etis dan Tanggung Jawab Sosial. Di dalam materi ini dijelaskan bahwa etika dan legalitas itu berbeda. Kalo etika mencerminkan hubungan orang yang sepantasnya dengan satu sama lain, sedangkan legalitas merujuk pada hukum yang telah kita tulis untuk melindungi diri kita dari penipuan, pencurian, dan kekerasan.

Tau nggak si, ternyata ada 3 pertanyaan untuk membantu mengatasi dilema etis loo…

Apakah itu legal?
Apakah hal itu seimbang?
Bagaimana tindakan tersebut mempengaruhi akan mempengaruhi perasaan saya terhadap tindakan saya sendiri?
Tau nggak sih, ternyata sebanyak 89% dari organisasi yang disurvey akhir – akhir ini mempunyai kode etika tertulis. Kode etika itu bervariasi tapi ada dua lo yang menjadi kategori utamanya. Yang pertama adalah kode etika berbasis kepatuhan dan kode etika berbasis integritas.

Suatu korporat itu memiliki tingkat pertanggung jawaban sosial perusahaan yang meliputi:

1. Tanggung jawab sosial, hal ini didasarkan pada komitmen korporat terhadap prinsip – prinsip dasar, seperti integritas, keadilan, dan rasa hormat.Beberapa kinerja sosial sebuah perusahaan memiliki beberapa dimensi, kira – kira apa ya?

jawabannya adalah filantropi korporat (meliputi sumbangan amal), inisiatif sosial korporat (berkaitan dengan kompetisi perusahaan), tanggung jawab korporat (meliputi semua hal korporat), dan kebijakan korporat (isu sosial dan politik).

2. Tanggung jawab terhadap pelanggan, dalam bisnis bersikap jujur adalah salah satu cara menyenangkan pelanggan.

3. Tanggung jawab terhadap investor,

4. Tanggung jawab terhadap karyawan, perusahaan mempunyai tanggung jawab untuk menciptakan lapangan pekerjaan namun tidak hanya itu saja, perusahaan juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kerja keras dan bakat dihargai secara adil.

5. Tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan, dalam masyarakat bertanggung jawab untuk menciptakan kemakmuran baru, meningkatkan keadilan sosial, bisnis juga membantu membuat lingkungan masyarakat menjadi tempat yang lebih baik.

Tau nggak sih ternyata yang namanya audit sosial itu tugasnya mengevaluasi sistematis dari kemajuan organisasi menuju penerapan program yang bertanggung jawab responsif secara sosial

Mengelola dalam Lingkungan Bisnis Dinamis: Mengambil Resiko dan Menghasilkan Laba


Materi 1Bab 1
Sedikit mengulas saja, di materi pertama ini membahas tentang Mengelola dalam Lingkungan Bisnis Dinamis: Mengambil Resiko dan Menghasilkan Laba. Dalam bab ini dijelaskan bahwa bisnis tidak hanya menghasilkan uang untuk para pengusahanya, melainkan juga menyediakan semua kebutuhan hidup kita, contohnya seperti makanan, pakaian, rumah, kesehatan, transportasi serta barang dan jasa yang lainnya. Nah langsung saja apa sih yang bisa kita pelajari di materi ini.

Tujuan bisnis yang utama adalah memperoleh laba, namun tidak hanya memperoleh laba, yang menjadi sasaran bisnis yang lain adalah kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan pertanggung jawaban sosial.Dalam bab ini juga dijelaskan faktor – faktor produksi, yaitu: SDA, SDM, modal, kewirausahaan dan pengetahuan.

Lingkungan bisnis terdiri atas beberapa unsur yang dapat membantu atau bahkan menghambat perkembangan bisnis. Unsur – unsur tersebut adalah:

Lingkugan ekonomi dan hukum.
Lingkungan teknologi.
Lingkungan industri.
Lingkungan sosial.
Lingkungan bisnis global.

Selasa, 27 November 2012

MENGEMBANGKAN DAN MENENTUKAN HARGA PRODUK DAN JASA



MATERI 10 BAB 14

MENGEMBANGKAN DAN MENENTUKAN HARGA PRODUK DAN JASA

PENGEMBANGAN PRODUK DAN PENAWARAN PRODUK TOTAL
Satu-satunya cara untuk mencegah kerugian adalah dengan merancang dan mempromosikan produk yang lebih baik, berarti produk dianggap mempunyai nilai (value). Nilai adalah kualitas bagus dalam haega yang wajar, saat konsumen menghitung nilai dari satu produk, mereka melihat manfaa-manfaatnya dan lalu menguranginya dengan biaya-biaya untuk melihat apakah manfaatnya melebihi biayanya.
MENGEMBANGKAN PENAWARAN PRODUK TOTAL
Sebuah penawaran produk total terdiriatas segala hal yang dievaluasi konsumen saat memutuskan apakah ia akan membeli suatu barang.
LINI PRODUK DAN BAURAN PRODUK
Lini Produk adalah sekelompok produk yang secara fisik mirip atau ditujukan untuk pasar yang serupa.
Bauran Produk adalah kombinasi dari seluruh lini produk yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan manufaktur.
DIFERENSIASI PRODUK
Diferensiasi produk adalah penciptaan perbedaan-perbedaan produk, baik yang nyata yang dipersiapkan.
Memasarkan kelas-kelas barang konsumsi dan jasa yang berbeda
Beberapa percobaan telah dilakukan untuk membuat klasifikasi barang konsumsi dan jasa. Salah satu klasifikasi berdasarkan perilaku pembelian konsumen, memiliki empat kategori umum sehari-hari, perbelanjaan, khusus dan tidak terduga:.
1.Barang dan jasa sehari-hari.
Merupakan produk-produk yang sering ingin dibeli konsumen dan dengan usaha yang minimal.
2.Barang dan jasa pembelanjaan.
Merupakan produk-produk yang dibeli konsumen hanya setelah membandingkan nilai, kualitas, harga dan model dari berbagai penjual.
3.Barang dan jasa khusus.
Merupakan produk konsumen dengan karakteristik dan identitas merek unik.
4.Barang dan jasa tidak terduga.
Merupakan produk-produk yang tidak disadari keberadaannya oleh konsumen, tidak terpikir untuk membelinya, atau yang tiba-tiba diperlukan untuk memecahkan satu masalah tidak terduga.
Pemasaran barang dan jasa industri
Barang industry adalah produk-produk yang digunakan untuk memproduksi produk lainnya. Kadang disebut barang bisnis atau barang B23.
KEMASAN MENGUBAH PRODUK
Kemasan harus melakukan fungsi-fungsi sebagai berikut:
1.Melindungi produk didalamnya, mampu bertahan saat dipindahkan dan disimpan, tidak mudah rusak, menghalangi pencurian, sekaligus mudah dibuka dan digunakan.
2.Menarik perhatian pembeli.
3.Menjelaskan isinya dan memberi informasi mengenai isi.
4.Menjelaskan manfaat dari produk dalam kemasan.
5.Menyediakan informasi mengenai jaminan, peringatan dan masalah-masalah konsumen lainnya.
6.Member indikasi harga, nilai dan kegunaan.
MERK DAN EKUITAS MERK
Merk adalah sebuah nama, symbol atau desain yang mengidentifikasi barang atau jasa dari satu penjual atau kelompok penjual dan membedakannya dari barang da jasa pesaing.
Merk dagang adaah sebuah merk yang telah diberi perlindungan hokum eksklusif, baik untuk nama merknya maupun untuk rancangan gambarnya.
Nama merek produsen adalah nama merk dari produsen-produsen yang mendistribusikan produknya secara nasional.
Merek diler atau lebel private adalah produk-produk yang tidak menyandang nama produsen, tetapi membawa nama distributor atau peritel.
Barang generic adalah prduk-produk tanpa merk yang biasanya dijual dengan diskon besar dibandingkan merk nasional atau privat.
Merek palsu adalah tirual illegal dari baran-barang merk nasional.
Menciptakan ekuitas dan kesetiaan merek
Tujuan utama dari pemasar dimasa depan adalah menciptakan kembali ekuitas merek.
Ekuitas merek adalah kombinasi factor-faktor seperti kesadaran , kesetiaan, anggapan kualitas, citra dan emosi yang diasosiasikan dengan nama merek tertentu.
Kesetiaan merek adalah tingkatan sampai dimana pelanggan merasa puas, menyukai merek tersebut, dan berkomitmen untuk melakukan pembelian lagi.
Kesadaran merek adalah seberapa cepat atau mudah nama merk tertentu timbul dalam pikiran saat satu kategori produk disebutkan.
Menciptakan asosiasi merek
Asosiasi merek adalah pengaitan dari satu merek terhadap citra-citra yang menguntungkan.
Manajemen produk
Seorang manajer merek memiliki tanggung jab langsung atas satu merek atau satu lini produk.
PROSES PENGEMBANGAN PRODUK BARU
Alasan-alasan kegagalan lainnya adalah positioning yang buruk, tidak cukup banyak perbedaan dengan pesaing, dan kemasan yang buruk.
Pengembangan produk baru bagi para produsen terdiri atas beberapa tahapan:
· Pengumpulan ide.
· Seleksi produk.
· Analisis produk.
· Pengembangan.
· Pengujian.
· Komersialisasi.
Mengumpulkan ide-ide produk baru
Ada nilai tinggi yang bisa didapat dari mendengarkan saran-saran karyawan untuk produk-produk baru.
Seleksi produk adalah sebuah proses yang dirancang untuk mengurangi jumlah ide produk baru yang dikerjakan pada saat yang sama.
Analisis produk adalah pembuatan perkiraan biaya dan ramalan penjualan untuk memperoleh perkiraan tingkat profitabilitas dari ide-ide produk baru.
Pengembangan dan pengujian produk
Pengujian konsep membawa ide produk kepada konsumen untuk menguji reaksi mereka.
Komersialisasi
Ini mencakup (1) mempromosikan produk kepada para distributor dan peritel untuk memperoleh distribusi luas. (2) mengembangkan iklan dan kampanye penjualan yang kuat untuk menimbulkan dan mempertahankan minat pada produk diantara distributor dan konsumen.
DAUR HIDUP PRODUK
Daur hidup produk merupakan sebuah model teoretis dari apa yang terjadi pada penjualan dan laba untuk satu kelas produk seiring berjalannya waktu.
Tahap-tahap daur hidup:
· Pengenalan.
· Pertumbuhan.
· Kedewasaan.
· Penurunan.
HARGA BERSAING
Tujuan penentuan harga:
· Mencapai sasaran pengembalian atas investasi atau laba tertentu.
· Membangun arus lalu lintas produk.
· Mendapatkan pangsa pasar lebih besar.
· Menciptakan suatu citra.
· Mencapai tujuan-tujuan social.

Semoga bermanfaat buat kamu yang pada lihat
"Bersainglah dalam mencari kebahagiaan dan ajaklah orang yang membutuhkan"

PEMASARAN : MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN PELANGGAN - MENGEMBANGKAN DAN MENENTUKAN HARGA PRODUK DAN JASA



 MATERI 9 BAB 13

PEMASARAN : MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN PELANGGAN - MENGEMBANGKAN DAN MENENTUKAN HARGA PRODUK DAN JASA


Apa itu pemasaran?
Pemasaran (marketing) adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsep, penetapan, harga, promosi, serta distribusi barang dan jasa untuk memfasilitasi pertukaran yang memenuhi objektif individual dan organisasional. Evolusi dalam bidang pemasaran meliputi empat era:
Era produksi
Era penjualan
Era konsep pemasaran
a. Orientasi pelanggan
b.  Orientasi jasa
c. Orientasi laba
Era hubungan pelanggan.
Bauran pemasaran
Sebagian besar yang dilakukan orang-orang pemasaran dengan mudah dibagi menjadi empat P untuk memudahkan mereka untuk mengingat dan mengimpletasikannya.empat P tersebut meliputi: (1) produk (product), (2) harga (price), (3) tempat (place), (4) promosi (promotion)
Proses pemasaran
Menentukan peluang
Melakukan penelitian
Mengidentifikasikan pasar sasaran
Desain produk
Pengujian produk
Menentukan nama, merek, desan, dan harga
Memilih sistem distribusi
Merancang program promosional
Membangun hubungan dengan pelanggan
Lingkungan Pemasaran
Dalam lingkungan  pemasaran, pengidentifikasian terhadap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan pemasaran sangat penting. faktor-faktor tersebut meliputi: (1) faktor global, (2) faktor teknologi, (3) faktor sosiokultural, (4) faktor kompetitif, dan (5) faktor ekonomi.
Dua pasar yang berbeda: Konsumen dan Bisnis ke bisnis
Pasar konsumen
Pasar konsumen (Consumer market) terdiri atas semua individu atau rumah tangga yang menginginkan barang dan jasa untuk konsumsi atau penggunaan pribadi.
Pasar Bisnis ke Bisnis
Pasar bisnis ke bisnis (business to business [B2B] market) terdiri atas semua individu dan organisasi yang menginginkan barang dan jasa untuk penggunaan dalam memproduksi barang kepada ornag lain.
Proses Pengambilan Keputusan Konsumen
Para peneliti pemasaran menyelidiki perilaku dan proses pikiran konsumen pada setiap tingkat guna menentukan cara terbaik untuk memfasilitasi pertukaran pemasaran. Para peneliti juga mempelajari tentang berbagai pengaruh yang mempengaruhi perilaku konsumen.faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan konsumen meliputi hal-hal berikut:
Pembelajaran
Kelompok referensi
Kultur
subkultur
Ketidakcocokan kognitif.

MEMOTIVASI KARYAWAN DAN MEMBANGUN TIM YANG MANDIRI





MATERI8 BAB 10

 MEMOTIVASI KARYAWAN DAN MEMBANGUN TIM YANG MANDIRI


Memotivasi karyawan dan membangun tim yang mandiri MEMOTIVASI KARYAWAN DAN MEMBANGUN TIM YANG MANDIRI PENTINGNYA MOTIVASI Orang-orang bersedia bekerja dan bekerja keras, apabila mereka merasa bahwa pekerjaan mereka menghasilkan perbedaan dan dihargai. Orang-orang termotivasi oleh berbagai hal seperti pengakuan, prestasi, dan status.Penghargaan interinsik, berupa kepuasan pribadi yang dirasakan ketika bekerja dengan baik dan mencapai tujuan. Penghargaan eksterinsik, sesuatu yang diberikan oleh orang lain kepada kita sebagai pengakuan atas pekerjaan yang baik. TEORI MANAJEMEN FREDERICK TAYLOR The priciples of scientific management di tulis oleh ahli teknik efisiensi amerika. Tujuan taylor adalah untuk meningkatkan produktivitas pekerja guna menguntungkan perusahaan dan pekerja. · Manajemen ilmiah, mempelajari para pekerja untuk menemukan cara-cara efisie untuk melakukan hal-hal dan kemudian mengajari orang-orang teknik tersebut. · Studi gerakan waktu, studi yang dimulai oleh frederick taylor, yang tugas nya harus dilakukan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan setiap tugas. · Prinsip ekonomi gerakan, teori yang dikembangkan oleh frank dan lilian gilbreth bahwa setiap pekerjaan dapat dipecah menjadi serangkaian gerakan dasar. ELTON MAYO DAN STUDI HAWTHORNE Dilakukan pada tahun 1972 dan berakhir 6 tahun kemudian. Elton mayo dan kolega-koleganya dari harvard universty datang ke pabrik hawthorne untuk menguji beberapa point, · Penelitian pertama, menentukan apakah penerangan berkaitan dengan faktor produktivitas. · Penelitian selanjutnya, menentukan apakah faktor lain mempengaruhi faktor produktivitas. Studi ini mendorong mereka untuk melakukan studi motivitas.Mereka pun sampa pada beberapa kesimpulan sebagai berikut. 1. Para pekerja di ruang pengujian menganggap diri mereka sebagai kelompok sosial. 2. Para pekerja terlibat dalam perencanaan eksperimen. 3. Tidak peduli seperti apa kondisi fisiknya para pekerja menikmati suasana ruang spesial mereka dan bayaran tambahan yang mereka dapat untuk produktivitas lebih. MOTIVASI DAN HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW Psikolog abraham maslow yakin bahwa untuk memahami motivasi di tempat kerja seseorang harus memahami motivasi manusia oada umumnya. Baginya motivasi berasal dari kebutuhan. Hierarki kebutuhan maslow, teri motivasi yang didasarkan pada kebutuhan manusia yang belum terpenuhi dari kebutuhan fisiologis dasar sampai kebutuhan keamanan,sosial,dan harga diri sampai kebutuhan aktualisasi diri. Ketika kebutuhan terpenuhi, kebutuhan lain dengan tingkat yang lebih tinggi muncul dan motivasi orang tersebut untuk melakukan sesuatu guna memenuhinya. TEORI HERZBERG Herzberg berkata faktor-faktor yang mempengaruhi paling banyak berada di kadar pekerjaan. Beberapa faktor menurut studi herzberg tahun 1960 sebagai berikut, 1. Rasa pencapaian 2.Pengakuan yang didapat 3.Minat dalam pekerjaan itu sendiri 4.Peluang untuk pertumbuhan 5.Peluang untuk kemajuan 6.Pentingnya tanggung jawab 7.Hubungan kawan sebaya dengan kelompok 8.Bayaran 9.Keadilan penyelia 10.Kebijaksanaan dan peraturan perusahaan 11.Status 12.Keamanan pekerjaan 13.Keramahan penyelia 14. Kodisi pekerja Kesimpulan dari studi herzberg adalah berupa faktor-faktor tertentu sebagai berikut: Motivator, dalam teori faktor memotivasi dari herzberg, faktor-faktor pekerjaan yang membuat para karyawan menjadi produktif dan yang memberi mereka kepuasan. Faktor hygiene, dalam teori faktor yang memotivasi dari herzberg, faktor-faktor pekerjaan yang dapat menyebabkan ketidakpuasan apabila tidak ada, tetapi yang tidak selalu memotivasi para karyawan bila ditingkatkan. Motivator Faktor hygiene (pemeliharaan) (faktor-faktor ini dapat digunakan untuk memotivasi pekerja) Pekerjaan itu sendiri Pencapaian Pengakuan Tanggung jawab Pertumbuhan dan kemajuan (faktor-faktor ini dapat menyebabkan ketidakpuasan, tetapi mengubah faktor-faktor itu akan memberikan sedikit efek motivasional) Kebijaksanaan dan administrasi perusahaan Pengawasan Kondisi kerja Hubungan antar perseorangan (rekan kerja) Gaji,status,dan keamanan pekerjaan TEKNIK MEMOTIVASI BERORIENTASI PEKERJAAN · Pengayaan pekerjaan o Variasi ketrampilan o Identitas tugas o Arti tugas o Otonomi o Umpan balik · Penyederhanaan pekerjaan · Perluasan pekerjaan · Rotasi pekerjaan TEORI X DAN Y MCGREGOR TEORI X-AUTOCRATIC · Orang biasa tidak menyukai pekerjaan · Menghindari tanggung jawab · Ambisi yang kecil · Dipaksa/diarahkan/dikendalikan/diancam · Motivator utama uang dan rasa takut TEORI Y-DEMOCRATIC · Suka bekerja · Secara natural berusaha mencapai tujuan · Mencari penghargaan · Imaginatif, kreatif, pintar · Termotivasi dari penghargaan TEORI Z OUCHI · Pekerjaan jangka panjang · Pengambilan keputusan kolektif · Tanggung jawab individual · Evaluasi dan promosi yang lambat · Kendali yang informal dan implisit dengan kendali yang formal dan eksplisit · Jalan karier yang cukup terspesialisasi · Perhatian holistis terhadap karyawan (termasuk keluarga) TEORI PENENTUAN TUJUAN Didasarkan pada pemikiran bahwa penentuan tujuan yang ambisius, tetapi dapat dicapai dapat memotivasi pekerja dan meningkatkan kinerja apa bila tujuan diterima, disertai dengan umpan balik, dan difasilitasi dengan kondisi organisasional. Manajemen menurut objektif, sistem penentuan tujuan dan implementasi yang melibatkan siklus diskusi, tinjauan, dan evaluasi objektif di antara manajer tingkat puncak dan menengah penyelia, dan karyawan.TEKNIK MEMOTIVASI BERORIENTASI PEKERJA TEORI HARAPAN Teori harapan milik victor vroom, menurutnya harapan karyawan dapat mempengaruhi motvasi suatu individu. Oleh karena itu, jumlah usaha yang digunakan para karyawan dalam tugas tertentu bergantung pada harapan mereka akan hasil. Vroom berpendapat bahwa karyawan mangajukan tiga pertanyaan sebeum mengerahkan upaya maksimumnya. 1. Dapatkah saya menyelesaikan tugas tersebut? 2. Apabila saya dapat menyelesaikannya, apakah penghargaan saya? 3. Apakah penghargaan tersebut sepadan dengan usahanya? Peneliti david nedler dan edward lawler mengusulkan bahwa para manajer mengikuti lima langkah untuk meningkatkan kinerja karyawan. 1. Menentukan penghargaan yang diinginkan karyawan 2. Menetukan standar kinerja yang diinginkan karyawan 3.Memastikan bahwa standar kinerja dapat dicapai 4.Menjamin penghargaan terikat dengan kinerja 5.Yakin bahwa penghargaan dianggap memadai TEORI PENGUATAN Didasarkan pada pemikiran bahwa penguat positif dan negatif memotivasi seseorang untuk berperilaku dalam cara-cara tertentu. TEORI KEADILAN Pemikiran bahwa karyawan berusaha untuk mempertahankan keadilan antara masukan dan hasil bila dibandingkan dengan orang lain dengan posisi yang sama. MEMBANGUN KERJASAMA TIM MELALUI KOMUNIKASI TERBUKA · Menciptakan lingkungan yang menghargai arti mendengarkan · Melatih para supervisor dan manajer untuk mau mendengarkan · Menghilangkan penghalang untuk komunikasi terbuka · Aktif ikut ambil bagian untuk memfasilitasi komunikasi





MEMPRODUKSI BARANG DAN JASA KELAS DUNIA




MATERI 7 BAB 9

MEMPRODUKSI BARANG DAN JASA KELAS DUNIA


Apa yang telah dilakukan para pemanufaktur untuk mendapatkan kembali daya kompetitif? para pemanufaktur menekankan yang berikut ini:
Berfokus pada pelanggan
Mempertahankan  hubungan erat dengan pemasok dan perusahaan lain untuk memenuhi kebutuhan pelanggan
Mempraktikkan pengembangan yang kontinu
Berfokus pada kualitas
Menghemat biaya melalui seleksi tempat
Mengandalkan internet untuk menyatukan perusahaan-perusahaan
Teknik produksi yang baru
Dari Produksi ke Manajemen Operasi
produksi adalah pembuatan barang dan jasa dengan menggunakan faktor-faktor produksi. Manajemen produksi merupakan istilah untuk mendeskripsikan semua aktivtas yang dilakukan manajer untuk membantu perusahaan mereka menghasilkan barang.manajemen operasi adalah area khusus dalam manajemen yang mengubah atau mentransformasi sumber menjadi barang dan jasa.
Proses Produksi
proses produksi meliputi: (1) form utility, (2) manufaktur proses, (3) proses perakitan, (4) proses berkelanjutan, (5) proses sebentar-sebentar. untuk meningkatkan proses produksi, kita dapat melakukan hal-hal berikut:
Menyediakan produk dan jasa berkualitas tinggi sebagai respon terhadap permintaan pelanggan
Memberikan kualitas yang dapat diterima
Menyediakan segala sesuatu dengan biaya serendah mungkin
Manufaktur dan desain yang dibantu dengan komputer
Computer aided design (CAD) penggunaan komputer dalam desain
computer aided manufacturing (CAM) penggunaan komputer dalam manufacturing produk
computer integrated manufacturing (CIM) penggunaan desain yang dibantu dengan manufaktur yang dibantu dengan komputer.
 Teknik Produksi
Beberapa perkembangan besar telah secara radikal mengubah proses produksi, menjadikan perusahaan-perusahaan lebih kompetitif. Teknik-teknik untuk menjadikan perusahaan lebih kompetitif, antara lain:
Manufaktur yang fleksibel
Manufaktur yang ramping
Penyesuaian massa
Perencanaan Manajemen Operasi
Perencanaan manajemen operasi melibatkan banyak isu yang sama, baik dalam sektor manufaktur maupun sektor jasa. Isu-isu tersebut meliputi:
Lokasi Fasilitas
Tata ruang fasilitas
Perencanaan persyaratan bahan
Pembelian
 Pengendalian inventaris yang tepat pada waktunya
kontrol kualitas
a. Kualitas sigma enam
b. Kontrol kualitas Statis
c. Kontrol proses statis
d. The baldrige award
e. ISO 9000
f. ISO 1400
Prosedur Kendali: Pert dan Bagan Gantt
Pert (program evaluation and review technique) adalah menganalisis tugas yang terlibat dalam menyelesaikan proyek tertentu, memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas, dan mengidentifikasikan waktu minimum yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sekuruh proyek.
Bagan gantt adalah grafik batang yang dengan jelas menunjukkan proyek yang sedang dikerjakan dan seberapa banyak yang telah diselesaikan dalam waktu tertentu.