Kamis, 29 November 2012

Mengadaptasi Organisasi pada pasar sekarang


MATERI KE 6 BAB 8
Di materi ke 6 ini kita membahas mengenai Mengadaptasi Organisasi pada pasar sekarang . Pada tahun 1919 Fayol di Prancis menerbitkan buku yang berjudul Administration industrielle et generale dan dipopulerkan di Amerika pada tahun 1949 yang isinya tentang prinsip – prinsip organisasi Fayol . prinsip – prinsip organisasi Fayol ini isinya:

Kesatuan perintah.
Hierarki Otoritas
Divisi tenaga kerja.
Subordinasi kepentingan.
Otoritas.
Tingkat realisasi.
Saluran komunikasi yang jelas.
Tata tertib.
Keadilan.
Esprit de corps.
Di akhir tahun 1940 – an ternyata Max Weeber menerbitkan bukunya yang isinya nggak jauh beda sama Fayol. Prinsip – prinsip itu menekankan deskripsi pekerjaan; pemerintah tertulis, garis pedoman keputusan dan catatan yang mendetail; prosedur, peraturan dan kebijaksanaan yang konsisten; promosi dan susunan kepegawaian yang didasarkan pada kualifikasi.

Saat merancang organisasi yang responsif, perusahaan selalu harus berhadapan dengan beberapa isu organisasional, seperti:

Sentralisasi VS Desentralisasi Otoritas.
Struktur Organisasi Tinggi VS Struktur Organisasi Datar.
Keuntungan VS Kerugian Departementalisasi.
Rentang Kendali.
Baru tau juga , ternyata organisasi itu juga punya model .

Ada 4 model, yaitu:

Organisasi jalur.
Organisasi jalur dan staf.
Organisasi matriks.
Tim – tim mandiri lintas fungsional.

manajemen, kepemimpinan dan pemberdayaan karyawan


Materi 5 bab 7
pada materi ini kita akan belajar tentang manajemen, kepemimpinan dan pemberdayaan karyawan

fungsi manajemen itu ada 4, yaitu perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian.

Selanjutnya, pengertian visi, misi, tujuan dan sasaran itu apa ya?

Visi: penjelasan yang luas atas mengapa organisasi tersebut eksis dan kemana arah yang dituju organisasi tersebut.

Misi: uraian mengenai tujuan mendasar dari sebuah organisasi.

Tujuan: pencapaian luas jangka panjang yang ingin dicapai sebuah organisasi.

Sasaran: pernyataan spesifik jangka pendek yang merinci bagaimana cara mencapai tujuan organisasi.

ternyata perencanaan itu dibagi menjadi 4:

Perencanaan strategis.
Perencanaan taktis.
Perencanaan operasional.
Perencanaankontigensi.
Analisis SWOT?

Analisis SWOT adalah alat perencanaan yang digunakan untuk menganalisis kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), kesempatan (opportunities) dan ancaman (threats) organisasi.

untuk mengambil keputusan itu juga ada langkah – langkahnya lo. Langkah – langkah ini biasa disebut dengan 7M. Apa aja ya kira – kira?

Mendefinisikan situasi
Mendeskripsikan dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan
Mengembangkan laternatif
Mengembangkan persetujuan diantara yang terlibat
Memtuskan alternative mana yang terbaik
Melakukan apa yang diindikasikan (melalui implementasi)
Menetukan apakah keputusan tersebut adalah keputusan yang baik dan melanjutkannya.
Sebagai seorang manajer kita juga harus mempunyai keterampilan juga lo teman, yaitu Ketermapilan teknis (technical skills), Keterampilan hubungan manusia (human realitions skills), dan Keterampilan konseptual.

 Ada lagi ini yang baru, dalam memimpin ada juga yang namanya gaya kepemimpinan. Dibawah ini adalah yang gaya kepemimpinan yang paling umum:

Kepemimpinan otokratis (autocratic leadership).
Kepemimpinan partisipatif (demokratis).
Kepemimpinan free – rein.

Kewirausahaan dan memulai bisnis kecil


Materi 4 bab 6
Dalam bab ini nanti kita bakal membahas banyak hal tentang kewirausahaan dan tentang bisnis kecil. Ada baiknya yang mau buka usaha kecil dibaca dulu artikelnya, hitung – hitung menambah pengetahuan

Apa sih kewirausahaan itu? kewirausahaan adalah menerima resiko untuk memulai dan menjalankan sebuah bisnis. Tau nggak banyak orang bersedia mengambil resiko berwirausaha itu karena untuk memperoleh kesempatan, keuntungan (laba), kemerdekaan dan tantangan.

Sebagai wirausahawan kita juga membutuhkan ciri – ciri seorang wirausaha yaitu: memerintah diri dan mendisiplinkan diri, memelihara diri, berorientasi tindakan, penuh semangat dan toleran terhadap ketidakpastian.

Kewiraswastaan dibagi menjadi 4, yaitu:

Tim wirausaha: sekelompok orang berpengalaman dari berbagai area bisnis yang bergabung bersama untuk membentuk sebuah tim manajerial baru dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan, membuat dan memasarkan sebuah produk baru.
Wirausahawan mikro: wirausahawan yang bersedia untuk menanggung resiko untuk memulai dan mengelola jenis bisnis yang tetap kecil, memungkinkan mereka untuk melakukan pekerjaan yang mereka ingin lakukan dan menawarkan kepada mereka gaya hidup yang seimbang. Seperti, penulis, konsultan, produser video klip, arsitek, pemegang pembukuan, pengarang, editor pengembangan, les privat, desain web dll. Alasan bisnis berbasis rumahan tumbuh dengan pesat adalah teknologi, perampingan, pajak,     dan sikap sosial.
Bisnis berbasis web.
Kewirausahaan dalam perusahaan: kewirausahaan dalam perusahaan besar seringkali tercermin dalam upaya dan prestasi pada intrausahawan: orang – orang kreatif yang bekerja sebagai wirausahawan dalam perusahaan.
Pemerintah Amreika Serikat mendukung adanya pertumbuhan kewirausahaan. Yang dapat dilakukan pemerintah untuk mendorong kewirausahaan adalah:

Immigration act yang dikeluarkan oleh kongres pada tahun 1990 dimaksudkan untuk mendorong lebih banyak wirausahawan untuk datang ke Amerika Serikat.
Zona perusahaan: area geografis spesifik dimana pemerintah berusaha menarik investasi bisnis swasta dengan menawarkan pajak yang lebih rendah dan dukungan pemerintah lainnya.
Inkubator: pusat yang menawarkan fasilitas kepada bisnis baru sperti kantor berbiaya rendah dengan layanan bisnis dasar.
Sekarang sampailah pada pembahasan apa sih yang dimaksud dengan bisnis kecil sendiri? Bisnis jenis yang ini dimiliki dan dioperasikan secara independen, tidak dominan dalam bidang pengoperasiannya dan memenuhi standar ukuran tertentu dalam hal jumlah karyawan dan penerimaan tahunan.

Dalam belajar mengenai operasi bisnis kecil kita dapat belajar dari orang lain, mencari pengalaman dan mengambil alih perusahaan yang telah berhasil.

Dan untuk mengelola bisnis kecil dimulai dari merencanakan bisnis, mendanai bisnis, mengenal pelanggan, mengelola karyawan, mencari bantuan atau nasihat, menjaga nama baik dan membuat catatan yang jelas dan tepat.

memilih untuk kepemimpinan bisnis


materi ke 3 yaitu memilih untuk kepemimpinan bisnis ,

Tiga bentuk utama kepemilikan bisnis, yaitu:

1.Perusahaan kepemilikan tunggal, ya kalo namanya gitu pasti yang punya cuma 1 orang aja kan. Dalam perusahaan kepemilikan tunggal ini juga punya keuntungan, contohnya: kemudahan untuk memulai dan mengakhiri bisnis, jadi bos sendiri , bangga atas kepemilikan, meninggalkan warisan, hasilnya punya kita sendiri. Eiiits… tapi tapi jangan seneng dulu, dalam perusahaan kepemilikan tunggal ini juga punya kerugian, contohnya: kewajiban tidak terbatas, sumber dana terbatas, kesulitan manajemen, komitmen waktu yang besar, tunjangan sampingan, pertumbuhan terbatas, dan rentang hidup yang terbatas.

2. Perusahaan rekanan, yang punya perusahaan ini pasti 2 orang atau lebih. Perusahaan rekanan juga   mempunyai keuntungan, yaitu: sumber dana lebih, manajemen berbagi, tahan lama, dan tidak ada pajak khusus. Namun kerugiannya pun juga ada, yaitu: kewajiban tidak terbatas, pembegian laba, ketidaksepakatan antara mitra, dan kesulitan mengakhirinya.

3. Korporasi, sebuah entitas legal dengan otoritas untuk bertindak dan mempunyai kewajiban terpisah dari pemiliknya. Korporasi dibagi menjadi 3: korporasi konvensional, korporasi S, dan perusahaan kewajiban terbatas.

Ekspansi koorporat itu ada 2:

1. Merger, hasil gabungan dari 2 perusahaan. Tipe merger itu ada 3, yaitu: merger vertikal, merger horizontal, dan yang terakhir merger konglomerat.

2. akuisisi, perusahaan yang membali properti dan obligasi dari perusahaan lain.

Ternyata selain tiga bentuk kepemilikan yang uda aku sebutin tadi, ada dua lagi ni bentuk kepemilikan bisnis yang lain, yaitu: waralaba dan koperasi.

Mungkin diantara kalian masih ada yang belum mengerti waralaba itu apa si? Kita biasa menyebut waralaba dengan istilah franchise (nah pasti da pada nyambung kan?). Dalam waralaba terdapat perjanjian waralaba yang artinya sebuah perjanjian dimana seseorang dengan ide bagus untuk bisnis menjual hak untuk menggunakan nama bisnis tersebut dan untuk menjual produk atau jasa kepada orang lain dalam sebuah wilayah tertentu. Dalam waralaba juga terdapat pewaralaba (perusahaan yang mengembangkan konsep produ

Menampilkan Perilaku Etis dan Tanggung Jawab Sosial


 Materi 2 bab 4
Disini saya akan mengulas materi ke 2 yaitu Menampilkan Perilaku Etis dan Tanggung Jawab Sosial. Di dalam materi ini dijelaskan bahwa etika dan legalitas itu berbeda. Kalo etika mencerminkan hubungan orang yang sepantasnya dengan satu sama lain, sedangkan legalitas merujuk pada hukum yang telah kita tulis untuk melindungi diri kita dari penipuan, pencurian, dan kekerasan.

Tau nggak si, ternyata ada 3 pertanyaan untuk membantu mengatasi dilema etis loo…

Apakah itu legal?
Apakah hal itu seimbang?
Bagaimana tindakan tersebut mempengaruhi akan mempengaruhi perasaan saya terhadap tindakan saya sendiri?
Tau nggak sih, ternyata sebanyak 89% dari organisasi yang disurvey akhir – akhir ini mempunyai kode etika tertulis. Kode etika itu bervariasi tapi ada dua lo yang menjadi kategori utamanya. Yang pertama adalah kode etika berbasis kepatuhan dan kode etika berbasis integritas.

Suatu korporat itu memiliki tingkat pertanggung jawaban sosial perusahaan yang meliputi:

1. Tanggung jawab sosial, hal ini didasarkan pada komitmen korporat terhadap prinsip – prinsip dasar, seperti integritas, keadilan, dan rasa hormat.Beberapa kinerja sosial sebuah perusahaan memiliki beberapa dimensi, kira – kira apa ya?

jawabannya adalah filantropi korporat (meliputi sumbangan amal), inisiatif sosial korporat (berkaitan dengan kompetisi perusahaan), tanggung jawab korporat (meliputi semua hal korporat), dan kebijakan korporat (isu sosial dan politik).

2. Tanggung jawab terhadap pelanggan, dalam bisnis bersikap jujur adalah salah satu cara menyenangkan pelanggan.

3. Tanggung jawab terhadap investor,

4. Tanggung jawab terhadap karyawan, perusahaan mempunyai tanggung jawab untuk menciptakan lapangan pekerjaan namun tidak hanya itu saja, perusahaan juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kerja keras dan bakat dihargai secara adil.

5. Tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan, dalam masyarakat bertanggung jawab untuk menciptakan kemakmuran baru, meningkatkan keadilan sosial, bisnis juga membantu membuat lingkungan masyarakat menjadi tempat yang lebih baik.

Tau nggak sih ternyata yang namanya audit sosial itu tugasnya mengevaluasi sistematis dari kemajuan organisasi menuju penerapan program yang bertanggung jawab responsif secara sosial

Mengelola dalam Lingkungan Bisnis Dinamis: Mengambil Resiko dan Menghasilkan Laba


Materi 1Bab 1
Sedikit mengulas saja, di materi pertama ini membahas tentang Mengelola dalam Lingkungan Bisnis Dinamis: Mengambil Resiko dan Menghasilkan Laba. Dalam bab ini dijelaskan bahwa bisnis tidak hanya menghasilkan uang untuk para pengusahanya, melainkan juga menyediakan semua kebutuhan hidup kita, contohnya seperti makanan, pakaian, rumah, kesehatan, transportasi serta barang dan jasa yang lainnya. Nah langsung saja apa sih yang bisa kita pelajari di materi ini.

Tujuan bisnis yang utama adalah memperoleh laba, namun tidak hanya memperoleh laba, yang menjadi sasaran bisnis yang lain adalah kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan pertanggung jawaban sosial.Dalam bab ini juga dijelaskan faktor – faktor produksi, yaitu: SDA, SDM, modal, kewirausahaan dan pengetahuan.

Lingkungan bisnis terdiri atas beberapa unsur yang dapat membantu atau bahkan menghambat perkembangan bisnis. Unsur – unsur tersebut adalah:

Lingkugan ekonomi dan hukum.
Lingkungan teknologi.
Lingkungan industri.
Lingkungan sosial.
Lingkungan bisnis global.

Selasa, 27 November 2012

MENGEMBANGKAN DAN MENENTUKAN HARGA PRODUK DAN JASA



MATERI 10 BAB 14

MENGEMBANGKAN DAN MENENTUKAN HARGA PRODUK DAN JASA

PENGEMBANGAN PRODUK DAN PENAWARAN PRODUK TOTAL
Satu-satunya cara untuk mencegah kerugian adalah dengan merancang dan mempromosikan produk yang lebih baik, berarti produk dianggap mempunyai nilai (value). Nilai adalah kualitas bagus dalam haega yang wajar, saat konsumen menghitung nilai dari satu produk, mereka melihat manfaa-manfaatnya dan lalu menguranginya dengan biaya-biaya untuk melihat apakah manfaatnya melebihi biayanya.
MENGEMBANGKAN PENAWARAN PRODUK TOTAL
Sebuah penawaran produk total terdiriatas segala hal yang dievaluasi konsumen saat memutuskan apakah ia akan membeli suatu barang.
LINI PRODUK DAN BAURAN PRODUK
Lini Produk adalah sekelompok produk yang secara fisik mirip atau ditujukan untuk pasar yang serupa.
Bauran Produk adalah kombinasi dari seluruh lini produk yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan manufaktur.
DIFERENSIASI PRODUK
Diferensiasi produk adalah penciptaan perbedaan-perbedaan produk, baik yang nyata yang dipersiapkan.
Memasarkan kelas-kelas barang konsumsi dan jasa yang berbeda
Beberapa percobaan telah dilakukan untuk membuat klasifikasi barang konsumsi dan jasa. Salah satu klasifikasi berdasarkan perilaku pembelian konsumen, memiliki empat kategori umum sehari-hari, perbelanjaan, khusus dan tidak terduga:.
1.Barang dan jasa sehari-hari.
Merupakan produk-produk yang sering ingin dibeli konsumen dan dengan usaha yang minimal.
2.Barang dan jasa pembelanjaan.
Merupakan produk-produk yang dibeli konsumen hanya setelah membandingkan nilai, kualitas, harga dan model dari berbagai penjual.
3.Barang dan jasa khusus.
Merupakan produk konsumen dengan karakteristik dan identitas merek unik.
4.Barang dan jasa tidak terduga.
Merupakan produk-produk yang tidak disadari keberadaannya oleh konsumen, tidak terpikir untuk membelinya, atau yang tiba-tiba diperlukan untuk memecahkan satu masalah tidak terduga.
Pemasaran barang dan jasa industri
Barang industry adalah produk-produk yang digunakan untuk memproduksi produk lainnya. Kadang disebut barang bisnis atau barang B23.
KEMASAN MENGUBAH PRODUK
Kemasan harus melakukan fungsi-fungsi sebagai berikut:
1.Melindungi produk didalamnya, mampu bertahan saat dipindahkan dan disimpan, tidak mudah rusak, menghalangi pencurian, sekaligus mudah dibuka dan digunakan.
2.Menarik perhatian pembeli.
3.Menjelaskan isinya dan memberi informasi mengenai isi.
4.Menjelaskan manfaat dari produk dalam kemasan.
5.Menyediakan informasi mengenai jaminan, peringatan dan masalah-masalah konsumen lainnya.
6.Member indikasi harga, nilai dan kegunaan.
MERK DAN EKUITAS MERK
Merk adalah sebuah nama, symbol atau desain yang mengidentifikasi barang atau jasa dari satu penjual atau kelompok penjual dan membedakannya dari barang da jasa pesaing.
Merk dagang adaah sebuah merk yang telah diberi perlindungan hokum eksklusif, baik untuk nama merknya maupun untuk rancangan gambarnya.
Nama merek produsen adalah nama merk dari produsen-produsen yang mendistribusikan produknya secara nasional.
Merek diler atau lebel private adalah produk-produk yang tidak menyandang nama produsen, tetapi membawa nama distributor atau peritel.
Barang generic adalah prduk-produk tanpa merk yang biasanya dijual dengan diskon besar dibandingkan merk nasional atau privat.
Merek palsu adalah tirual illegal dari baran-barang merk nasional.
Menciptakan ekuitas dan kesetiaan merek
Tujuan utama dari pemasar dimasa depan adalah menciptakan kembali ekuitas merek.
Ekuitas merek adalah kombinasi factor-faktor seperti kesadaran , kesetiaan, anggapan kualitas, citra dan emosi yang diasosiasikan dengan nama merek tertentu.
Kesetiaan merek adalah tingkatan sampai dimana pelanggan merasa puas, menyukai merek tersebut, dan berkomitmen untuk melakukan pembelian lagi.
Kesadaran merek adalah seberapa cepat atau mudah nama merk tertentu timbul dalam pikiran saat satu kategori produk disebutkan.
Menciptakan asosiasi merek
Asosiasi merek adalah pengaitan dari satu merek terhadap citra-citra yang menguntungkan.
Manajemen produk
Seorang manajer merek memiliki tanggung jab langsung atas satu merek atau satu lini produk.
PROSES PENGEMBANGAN PRODUK BARU
Alasan-alasan kegagalan lainnya adalah positioning yang buruk, tidak cukup banyak perbedaan dengan pesaing, dan kemasan yang buruk.
Pengembangan produk baru bagi para produsen terdiri atas beberapa tahapan:
· Pengumpulan ide.
· Seleksi produk.
· Analisis produk.
· Pengembangan.
· Pengujian.
· Komersialisasi.
Mengumpulkan ide-ide produk baru
Ada nilai tinggi yang bisa didapat dari mendengarkan saran-saran karyawan untuk produk-produk baru.
Seleksi produk adalah sebuah proses yang dirancang untuk mengurangi jumlah ide produk baru yang dikerjakan pada saat yang sama.
Analisis produk adalah pembuatan perkiraan biaya dan ramalan penjualan untuk memperoleh perkiraan tingkat profitabilitas dari ide-ide produk baru.
Pengembangan dan pengujian produk
Pengujian konsep membawa ide produk kepada konsumen untuk menguji reaksi mereka.
Komersialisasi
Ini mencakup (1) mempromosikan produk kepada para distributor dan peritel untuk memperoleh distribusi luas. (2) mengembangkan iklan dan kampanye penjualan yang kuat untuk menimbulkan dan mempertahankan minat pada produk diantara distributor dan konsumen.
DAUR HIDUP PRODUK
Daur hidup produk merupakan sebuah model teoretis dari apa yang terjadi pada penjualan dan laba untuk satu kelas produk seiring berjalannya waktu.
Tahap-tahap daur hidup:
· Pengenalan.
· Pertumbuhan.
· Kedewasaan.
· Penurunan.
HARGA BERSAING
Tujuan penentuan harga:
· Mencapai sasaran pengembalian atas investasi atau laba tertentu.
· Membangun arus lalu lintas produk.
· Mendapatkan pangsa pasar lebih besar.
· Menciptakan suatu citra.
· Mencapai tujuan-tujuan social.

Semoga bermanfaat buat kamu yang pada lihat
"Bersainglah dalam mencari kebahagiaan dan ajaklah orang yang membutuhkan"